Bogor, MAHATVA.ID - Garudayaksa FC resmi menunjuk Muhammad Ridwan sebagai pelatih kepala baru untuk melanjutkan perjuangan tim di kompetisi Pegadaian Championship 2025/26. Ridwan ditunjuk menggantikan Erwan Hendarwanto yang saat ini harus menjalani pemulihan kesehatan dalam jangka waktu yang belum dapat ditentukan.
Pelatih anyar tersebut diperkenalkan secara resmi kepada publik pada Kamis (19/2/2026) sore. Keputusan ini diambil manajemen setelah memastikan bahwa Coach Erwan belum dapat mendampingi tim dalam waktu dekat.
Chief Operating Officer (COO) , , menyampaikan bahwa kondisi kesehatan Erwan membutuhkan waktu pemulihan yang cukup panjang.
“Saat ini kondisi kesehatan Coach Erwan sedang kurang baik dan memerlukan waktu pemulihan yang cukup panjang. Mohon doa dan dukungan agar beliau segera pulih dan bisa kembali bersama kami,” ujar Derry melalui akun Instagram resmi klub.
Ia menegaskan bahwa penunjukan pelatih kepala baru merupakan bagian dari komitmen klub untuk menjaga stabilitas tim dan kesinambungan prestasi di tengah kompetisi yang masih berjalan.
“Dengan berat hati kami mengumumkan pelatih yang akan melanjutkan atau menggantikan peran Coach Erwan hingga beliau kembali bersama kami. Ini bagian dari komitmen kami untuk terus mendukung tim dan memastikan kelangsungan prestasi klub,” lanjutnya.
Muhammad Ridwan sendiri bukan sosok asing di sepak bola nasional. Saat masih aktif sebagai pemain profesional pada periode 1999–2017, ia pernah memperkuat sejumlah klub besar seperti , , , hingga . Ia juga mencatatkan 43 caps bersama Timnas Indonesia senior serta 18 penampilan bersama Timnas Indonesia U-23.
Dalam karier kepelatihannya, Ridwan lebih banyak berkecimpung di pembinaan usia muda. Namun, ia sempat mencicipi level tertinggi saat dipercaya menjadi pelatih sementara PSIS Semarang di ** musim 2023/24.
Saat berstatus caretaker, Ridwan mencatatkan tiga kemenangan dan satu kekalahan. Salah satu kemenangan yang menyita perhatian publik adalah saat PSIS berhasil menaklukkan yang kala itu diasuh . Sementara satu-satunya kekalahan dialami saat menghadapi yang dilatih .



