MAHATVA.ID— Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat mulai mematangkan persiapan penyelenggaraan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang akan dipusatkan di Kota Serang, Provinsi Banten, pada 9 Februari 2026.

Langkah awal menuju perhelatan besar itu diawali dengan rapat koordinasi perdana di Kantor PWI Pusat, Jakarta. Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, didampingi Sekretaris Jenderal Zulmansyah Sekedang selaku Ketua Panitia HPN 2026, serta Bendahara Umum Marthen Selamet Susanto bersama jajaran pengurus pusat.

Dalam arahannya, Akhmad Munir menegaskan bahwa HPN bukan hanya seremoni tahunan, melainkan momentum konsolidasi nasional insan pers untuk menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat.

“Kita ingin HPN di Banten nanti tidak hanya meriah, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan insan pers di seluruh Indonesia,” ujar Munir.

Munir, yang juga menjabat sebagai Direktur Utama LKBN Antara, menambahkan bahwa rapat tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh tahapan persiapan HPN berjalan terkoordinasi.

“Mulai dari kick off HPN, penetapan tema dan logo, hingga penyusunan agenda pra-HPN seperti pagelaran budaya Banten dan Kemah Wartawan Badui yang akan sangat menarik,” imbuhnya.

Rangkaian HPN akan berlangsung sejak awal November 2025 hingga Januari 2026, mencakup kampanye media, safari jurnalistik, literasi digital, seminar, Kemah Wartawan di Badui, serta peluncuran buku. Menjelang puncak acara pada 9 Februari 2026, akan digelar berbagai forum strategis, termasuk seminar pembangunan pasca Proyek Strategis Nasional (PSN), seminar pariwisata hijau, konvensi media massa bertema keberlanjutan media di era kecerdasan buatan, serta Konferensi Kerja Nasional PWI.

Efek Domino Ekonomi

Ketua Panitia HPN 2026, Zulmansyah Sekedang, menegaskan bahwa penyelenggaraan HPN selalu membawa efek domino bagi daerah tuan rumah.