Mahatvamediaindonesia.id, Cileungsi – Dalam rangka peringatan Hari Batik Nasional yang jatuh pada tanggal 2 Oktober, sebagai tanggal diakui dan ditetapkannya Batik sebagai warisan Kemanusiaan untuk budaya lisan dan non bendawi dari Indonesia oleh UNESCO pada tanggal 2 Oktober tahun 2009 lalu. Momen tersebut diperingati oleh Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Cileungsi bekerjasama dengan Metland Mall Cibubur (MMC) melaunching atau meluncurkan Batik Khas Cileungsi, di Urban Terrace MMC. Kamis, (12/10/2023).
Menurut Informasi yang diperoleh Mahatvamediaindonesia.id, bahwa Batik Cileungsi dengan ciri-ciri yang terdiri dari ikon khas lokal di Kecamatan Cileungsi dengan philosopy berupa:

1. Kue Pandan, sebagai makanan khas dan hanya bisa dibuat oleh orang-orang tertentu melambangkan bahwa warga Cileungsi mempunyai kemampuan tersendiri.
2. Situ Tunggilis, Situ terbesar di Cileungsi dengan luas 35 Ha tidak pernah mengalami kekeringan saat musim panas, melambangkan adanya sumber kehidupan.
3. Keris Kujang, lambang Provinsi Jawa Barat.
4. Cempedak, buah dengan warna dan keharuman khas yang menarik.
5. Tugu Pancakarsa, lambang Kabupaten dan Kota Bogor. Dasar warna kain beraneka warna, yaitu hitam, orange, cokkat, merah muda, dan biru atau dapat disesuaikan, didesain oleh Tim TP PKK Kecamatan Cileungsi.

Camat Cileungsi Adhi Nugraha, S.STP. M.H. dalam sambutannya menyatakan pihaknya sudah mewajibkan pemakaian Batik Khas Cileungsi pada hari tertentu sejak awal tahun 2023.




