MAHATVA.ID - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, resmi menggelar Madrasah Kader Partai (MKP) angkatan pertama pada Selasa (17/6/2025). Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari dua malam di Hotel Alinson, Desa Wisata Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, dan diikuti ratusan peserta dari kalangan generasi muda, khususnya Daerah Pemilihan (Dapil) 2 Kabupaten Bogor.

Ketua DPC PPP Kabupaten Bogor, Elly Rachmat Yasin, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari strategi baru partai untuk menjangkau kelompok pemilih muda, yang selama ini dinilai belum tergarap secara optimal.

“Jumlah pemilih generasi Z dan milenial di Kabupaten Bogor lebih dari dua juta jiwa, dua kali lipat dibanding pemilih usia di atas 40 tahun. Tapi sayangnya, mereka belum banyak dilibatkan dalam struktur maupun kegiatan partai,” ujar Elly.

Ia mengungkapkan, pembentukan MKP dilatarbelakangi oleh hasil Pemilu 2024 di mana PPP tidak berhasil melampaui ambang batas parlemen (parliamentary threshold) sebesar 4 persen secara nasional.

“Kami ingin mengetahui secara langsung apa yang dibutuhkan dan diinginkan generasi muda. Kami ingin hadir dengan pendekatan yang relevan tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam yang menjadi jati diri partai,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif MKP Kabupaten Bogor, David Rizal Nugroho, mengatakan bahwa MKP dirancang sebagai langkah konkret memperkuat basis kader partai dari kalangan pemilih pemula. Pada Pemilu 2024, PPP hanya mengantongi 3,8 persen suara nasional dan gagal menembus parlemen.

“Salah satu penyebab kegagalan kami adalah minimnya kaderisasi yang menyentuh generasi Y dan Z. MKP adalah jawabannya,” jelas David.

Ia menambahkan bahwa program ini menyasar peserta berusia 15 hingga 20 tahun yang memiliki minat terhadap dunia politik dan organisasi. Materi pelatihan mencakup wawasan kebangsaan, keislaman, kepartaian, literasi digital, hingga kewirausahaan.

Tak hanya pelatihan dasar, MKP juga dilengkapi dengan divisi pasca-pelatihan yang akan memantau dan membimbing perkembangan peserta agar kaderisasi dapat berlangsung secara berkelanjutan.