Jakarta, MAHATVA.ID — Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) Perwakilan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) bersama PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menegaskan komitmen memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Riau dalam pengelolaan kegiatan hulu migas yang transparan, akuntabel, dan berkeadilan.
Komitmen tersebut disampaikan dalam pertemuan antara Gubernur Riau Abdul Wahid, SKK Migas, dan PHR di Jakarta, Jumat (17/10/2025). Pertemuan ini menjadi ruang komunikasi terbuka untuk membahas sejumlah isu strategis, seperti Participating Interest (PI) 10 persen, pengelolaan Lapangan Rokan, keterlibatan pelaku usaha lokal, pemanfaatan sumur idle, hingga program Local Business Development (LBD).
Gubernur Riau Abdul Wahid menekankan pentingnya perbaikan tata kelola industri migas agar manfaatnya semakin optimal dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kita ingin hasil pengelolaan sumber daya alam Riau memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Direktur Utama PHR, Ruby Mulyawan, memastikan seluruh kegiatan hulu migas dilaksanakan secara terbuka sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“PHR berkomitmen menjalankan seluruh kewajiban kontraktual dengan BUMD Riau Petroleum secara profesional dan transparan,” tegasnya.
Ruby menjelaskan, meski kondisi arus kas kontraktor saat ini masih negatif karena skema gross split yang mengharuskan PHR menanggung seluruh biaya investasi dan operasional, mekanisme PI 10 persen tetap terjamin. Ia menambahkan, pembagian hasil akan meningkat seiring dengan perbaikan produksi dan kinerja keuangan perusahaan.
“Saat ini kami menunggu arahan terkait penambahan split insentif 19 persen dari Menteri ESDM agar operasi di Wilayah Kerja Rokan dapat berjalan optimal,” katanya.
Selain menjaga produksi melalui program waterflood, PHR juga tengah melakukan studi potensi Migas Non-Konvensional (MNK) serta pengeboran dua sumur eksplorasi, Gulamo DET-I dan Kelok DET-I. Sekitar 200–300 sumur idle juga terus dievaluasi dan diaktifkan kembali setiap tahun untuk menjaga target produksi nasional.
Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut, C.W. Wicaksono, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Pemprov Riau terhadap kegiatan hulu migas.


