Mahatva.id, Klapanunggal - Itensitas hujan yang tinggi, mengakibatkan akses jalan di kampung Lengkong RT. 13/07 Desa Nambo, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor nyaris terputus. Senin, (08/1/2024).
Sambo (40) salah satu warga menjelaskan, Longsor terjadi sekitar pukul 14.00 Wib usai turun hujan lebat selama 7 jam lebih. Hingga mengakibatkan tebing longsor dan hanya menyisakan badan jalan saja, sehingga kendaraan roda empat tidak bisa melintas.
Menurutnya, sisa bekas longsoran sampai saat ini masih bergulir, walaupun sebagian material longsor tergulir langsung ke sungai. Jika tidak ada tindakan dan dibiarkan seperti ini, khawatir akan menjadi longsor susulan karena tidak ada penahan tanah pada tebing tersebut.
" Longsor ini dikhawatirkan akan mengancam keselamatan warga yang melintas, karena akses jalan ini cuma satu -satunya jalan warga dan tidak ada jalan alternatif lain, sehingga diperlukan penanganan segara" kata Sambo.
Sementara Ketua BPD Desa Nambo Nesin Minda mengatakan, untuk sementara kami sudah mengecek ke lokasi terjadinya longsor tersebut, dan berencana kami beserta pak kades dan jajaran akan meninjau kembali ke lokasi longsor tersebut.
" Kejadian longsor bukan hanya di jalan Kampung Lengkong saja, ada beberapa tempat lagi yang mengalami longsor, di antaranya di lingkungan RT. 02 dan RT. 13 Desa Nambo," beber Nesin kepada Jurnal Bogor.
Ia menghimbau, khususnya kepada seluruh masyarakat Desa Nambo di harapkan lebih berhati - hati dan tetap waspada dari segala ancaman terjadinya longsor dan hal lainnya, mengingat pada akhir -akhir ini sedang musim hujan.
" Jika terjadi sesuatu yang tidak di inginkan warga di mohon secepatnya melaporkan kepada ketua RT atau RW setempat," tandas Nesin.
Hal senada di sampaikan Kepala Desa Nambo, Nanang yang langsung meninjau lokasi longsor mengatakan, dirinya akan sesegera mungkin untuk melakukan penanganan terhadap longsor tersebut. Hingga warga yang mintas tidak was-was seperti saat ini.




