Bogor, MAHATVA.ID – Sebuah video yang memperlihatkan aksi nekat pengendara mobil minibus menerobos sistem one way di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, viral di media sosial dan menjadi sorotan publik.

Peristiwa tersebut terjadi saat petugas Satlantas Polres Bogor tengah memberlakukan rekayasa lalu lintas one way arah Jakarta untuk mengurai kepadatan kendaraan di jalur wisata Puncak.

Dalam video yang beredar, terlihat sebuah kendaraan minibus dari arah Simpang Gadog nekat melawan arus dan menerobos jalur yang sedang diberlakukan sistem satu arah ke bawah (arah Jakarta).

Meski telah diperingatkan oleh petugas di lapangan, pengendara tersebut tetap melaju. Akibatnya, polisi langsung mengambil tindakan tegas dengan menghentikan kendaraan dan memaksanya putar balik di depan kawasan Vimala Hills.

Tak hanya itu, sejumlah kendaraan lain yang berada di belakang minibus tersebut juga turut diminta untuk putar balik ke arah Jakarta guna menjaga kelancaran arus lalu lintas selama pemberlakuan sistem one way.

Kasat Lantas Polres Bogor, IPTU Afif Widhi Ananto, menjelaskan bahwa pihak kepolisian dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026 lebih mengedepankan pendekatan humanis dibandingkan penindakan tilang.

“Dalam operasi ini kami lebih mengutamakan tindakan simpatik dan imbauan kepada masyarakat,” ujarnya kepada Mahatva.id

Ia juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar mematuhi aturan lalu lintas yang telah ditetapkan petugas demi keselamatan bersama, khususnya di momen arus mudik dan balik Lebaran yang kerap dipadati kendaraan.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bahwa ketertiban berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama, terutama di kawasan rawan macet seperti Puncak Bogor.