CIBUBUR, MAHATVA.ID – Suasana Minggu pagi di Gereja Katolik Maria Bunda Segala Bangsa Paroki Cibubur pada 7 September 2025 terasa berbeda. Di sela-sela umat yang mengikuti misa, perhatian tertuju pada Booth Sahabat Lapas yang menampilkan beragam produk kreatif hasil karya warga binaan Lapas Kelas IIA Cibinong.
Produk yang dipamerkan mulai dari roti prabudana, kue olahan, hingga kerajinan tangan (handycraft) hasil keterampilan yang diasah selama masa pembinaan. Melalui kerja sama dengan pihak gereja, pameran ini tidak hanya memperkenalkan karya warga binaan, tetapi juga menghadirkan wujud kepedulian nyata dari masyarakat.
Booth tersebut disambut antusias umat paroki. Banyak yang memberikan apresiasi, bahkan membeli produk, sehingga semakin membuka ruang bagi warga binaan untuk merasa percaya diri dan termotivasi.
Kepala Lapas Cibinong, Wisnu Hani Putranto, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dari pihak gereja.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Gereja Katolik Maria Bunda Segala Bangsa Paroki Cibubur yang telah membuka ruang bagi warga binaan kami untuk menunjukkan karya mereka. Melalui kesempatan ini, warga binaan dapat lebih bersemangat untuk berkarya sekaligus mempersiapkan diri kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Salah satu umat paroki, Andreas, menilai kegiatan ini sebagai wujud nyata kepedulian sosial.
“Kami percaya setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah dan berkarya. Dengan adanya booth ini, umat dapat melihat langsung potensi positif dari warga binaan, sekaligus mendukung mereka untuk terus maju,” katanya.
Melalui pameran ini, sinergi antara Lapas Cibinong dan Gereja Katolik Maria Bunda Segala Bangsa Paroki Cibubur diharapkan menjadi inspirasi, membangun kepercayaan publik, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam proses reintegrasi sosial warga binaan agar mereka kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan mandiri.




