Bogor, MAHATVA.ID – Bupati Bogor Rudy Susmanto mendorong penguatan peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) melalui Rapat Koordinasi BPD Kabupaten Bogor yang digelar oleh Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas). Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Tenis Indoor Kapten Muslihat, Gelora Pakansari, Jumat (6/3).
Rapat koordinasi ini menjadi momentum konsolidasi bagi anggota BPD se-Kabupaten Bogor untuk menjaga keberlanjutan pembangunan desa, terutama menjelang masa pergantian kepemimpinan di sejumlah desa.
Antisipasi Dinamika Politik Desa
Dalam sambutannya, Rudy Susmanto menegaskan bahwa penguatan peran BPD menjadi sangat penting mengingat dinamika politik di tingkat desa yang diprediksi meningkat dalam beberapa tahun ke depan.
Kabupaten Bogor, kata Rudy, memiliki lebih dari 6 juta penduduk dengan 416 desa dan 19 kelurahan. Dalam waktu dekat, sebagian besar desa akan memasuki masa pergantian kepala desa.
“Pada tahun 2026 dan 2027 ada banyak kepala desa yang juga akan purna tugas. Kondisi ini tentu akan mempengaruhi dinamika pembangunan desa,” ujar Rudy.
Menurutnya, menjelang akhir masa jabatan, fokus kepala desa biasanya lebih banyak tertuju pada konsolidasi politik. Karena itu, peran BPD menjadi sangat strategis untuk memastikan berbagai program pembangunan tetap berjalan.
Kawal Program Prioritas Nasional
Rudy menekankan bahwa berbagai program strategis nasional maupun daerah harus terus terlaksana di tingkat desa.




