MAHATVA.ID – Kasus penganiayaan yang diduga dilakukan oleh anak Kepala Desa Klapanunggal, Kabupaten Bogor, terhadap salah satu warga kini menuai sorotan publik dan memicu gelombang kecaman. Aksi arogan tersebut dinilai mencoreng etika pejabat publik dan memicu keresahan di tengah masyarakat.
Menanggapi kejadian ini, Bupati Bogor Rudy Susmanto angkat bicara dan menegaskan pentingnya setiap tokoh masyarakat, termasuk keluarga pejabat, menjaga sikap dan perilaku di ruang publik.
"Tentunya kita sebagai tokoh masyarakat harus memberikan contoh yang baik kepada warga. Ini menjadi pelajaran penting agar tidak menyalahgunakan pengaruh yang dimiliki," ujar Rudy kepada wartawan, Jumat (2/5/2025).
Lebih lanjut, Rudy menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor menghormati proses hukum yang sedang berjalan.
Rudy menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus penganiayaan ini kepada aparat penegak hukum.
"Kami percayakan sepenuhnya kepada proses hukum. Jika diproses dengan baik, kami sangat menghormati jalannya hukum yang berlaku," tegasnya.
Kronologi Kejadian
Insiden bermula saat seorang warga Klapanunggal menyampaikan kritik terhadap kinerja pemerintah desa melalui media sosial. Namun, kritik tersebut memicu emosi anak Kepala Desa, yang kemudian mendatangi rumah warga tersebut dan melakukan tindak kekerasan fisik.
Tindakan kekerasan ini langsung menyebar luas di media sosial dan menimbulkan gelombang reaksi dari netizen hingga masyarakat sekitar. Banyak pihak mendesak agar kasus ini ditangani secara transparan dan pelaku mendapatkan sanksi hukum yang tegas.




