Bogor, MAHATVA.ID – Final lomba Dash Run Pakansari berlangsung meriah dengan diikuti sekitar 200 peserta. Ajang balap lari yang digelar di kawasan Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor ini menjadi salah satu kegiatan olahraga yang paling diminati masyarakat.

Pada babak final, para peserta harus bersaing melalui sekitar 100 kali start untuk menentukan pelari tercepat. Menariknya, seluruh peserta yang berhasil mencapai garis akhir mendapatkan hadiah sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang gemar berolahraga.

Hadiah yang diberikan pun beragam, mulai dari telepon genggam, televisi hingga sepeda. Penyelenggara menyebut penghargaan tersebut diberikan sebagai motivasi agar masyarakat terus aktif berolahraga.

Ketua KORMI Kabupaten Bogor, Rieke Iskandar yang akrab disapa Akew, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penghargaan kepada masyarakat yang memiliki semangat dalam berolahraga.

“Ini adalah bentuk penghargaan kami kepada masyarakat yang memang senang berolahraga. Semua peserta yang menang hari ini mendapatkan hadiah,” ujar Akew.

Dalam perlombaan tersebut, panitia juga menetapkan King of Runner Pakansari yang berhasil mencatatkan waktu tercepat. Gelar tersebut diraih oleh Muhammad Tofayail, pelari asal Kabupaten Bogor berusia 17 tahun, dengan catatan waktu 7,28 detik pada jarak 60 meter.

Ajang Dash Run Pakansari bahkan mulai dikenal sebagai salah satu lomba lari sprint yang berkembang di Indonesia. Penyelenggara berharap kegiatan ini dapat terus berkembang dan menjadi event olahraga yang bergengsi.

Menariknya, dalam perlombaan tersebut juga hadir seorang warga negara asing asal Belanda yang ikut meramaikan lomba. Peserta tersebut diketahui tinggal di kawasan Sentul dan datang secara spontan tanpa undangan dari panitia.

“Dia datang sendiri, bukan undangan dari kami. Katanya dulu suka ikut kegiatan seperti ini dan kangen suasana lari di Pakansari,” jelas Akew.