MAHATVA.ID -Dalam rangka menyambut agenda besar “Sofyanin Panggil Pulang” yang akan digelar pada 21 Oktober 2025, Pemerintah Desa Sofyanin, Kecamatan Fordata, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, mulai mempercantik wajah desa dengan berbagai sentuhan pembangunan dan penataan lingkungan.
Salah satu fokus utama persiapan adalah penyelesaian dan pengecatan Jembatan Olat Wadan, yang kini tampil dengan warna kuning-merah cerah sebagai simbol semangat kebersamaan dan identitas masyarakat Sofyanin. Jembatan ini direncanakan akan dijadikan ikon baru desa dan akan diresmikan langsung oleh Bupati Kepulauan Tanimbar pada momentum acara adat tersebut.
Kepala Desa Sofyanin, Melkior Sabonu, menyampaikan bahwa kegiatan penataan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah desa dalam memperindah lingkungan dan meneguhkan semangat gotong royong masyarakat.
“Kami berupaya agar Desa Sofyanin tampil indah, bersih, dan siap menyambut tamu serta masyarakat diaspora yang akan kembali ke kampung halaman pada acara besar nanti. Jembatan Olat Wadan menjadi simbol persatuan dan kemajuan kami,” ujar Sabonu ditempat terpisah.
Selain pengecatan jembatan, pemerintah desa juga melakukan pembersihan lingkungan, perbaikan akses jalan, serta penghiasan gerbang utama desa yang bertuliskan “Amwora Amakrun Ala Birtinemun Mya Ouu.' kalimat yang bermakna ajakan untuk kembali dan mempererat ikatan persaudaraan di tanah kelahiran.
Acara “Sofyanin Panggil Pulang” sendiri merupakan momentum budaya dan sosial yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat, baik yang berdomisili di desa maupun yang berada di perantauan. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi wadah memperkuat nilai adat, mempererat persaudaraan, serta menegaskan jati diri masyarakat Sofyanin sebagai bagian dari keluarga besar Duan Lolat di Kepulauan Tanimbar.
Dengan wajah baru dan semangat kebersamaan yang terus dipupuk, Desa Sofyanin kini siap menyambut hari bersejarah yang penuh makna, sebagai wujud kebanggaan dan cinta terhadap kampung halaman.




