MAHATVA.ID – Ketegangan antara Iran dan Israel kembali meningkat setelah Teheran meluncurkan sejumlah rudal yang memicu peringatan serangan udara di berbagai wilayah Israel.
Dilansir AFP, Selasa (10/3/2026), militer Israel menyatakan telah mendeteksi peluncuran rudal dari Iran pada Senin malam waktu setempat. Sistem pertahanan udara Israel kemudian diaktifkan untuk mencegat ancaman tersebut.
Serangan rudal tersebut sempat memicu sirene peringatan serangan udara di beberapa bagian wilayah Israel. Warga yang berada di area terdampak langsung mencari perlindungan di bunker atau shelter untuk menghindari potensi serangan.
Meski sempat memicu kepanikan, layanan darurat Israel, Magen David Adom, menyatakan hingga saat ini tidak menerima laporan adanya korban jiwa akibat serangan rudal terbaru tersebut.
Militer Israel kemudian mengklaim telah melakukan serangan balasan dengan menargetkan peluncur rudal milik Iran yang digunakan untuk menyerang wilayah Israel.
“Pasukan kami telah menyerang peluncur rudal yang meluncurkan rudal ke arah Israel beberapa saat sebelumnya,” kata militer Israel dalam pernyataan resminya.
Sebelum serangan rudal Iran terbaru tersebut, Israel juga dilaporkan telah meluncurkan apa yang disebut sebagai “gelombang serangan luas” terhadap wilayah Teheran. Serangan itu menjadi serangan kedua yang dilakukan Israel dalam hari yang sama.
Eskalasi konflik antara Iran dan Israel dalam beberapa hari terakhir meningkatkan kekhawatiran dunia internasional terhadap potensi perang yang lebih luas di kawasan Timur Tengah. Sejumlah negara juga terus memantau perkembangan situasi yang dapat berdampak pada stabilitas keamanan dan ekonomi global.




