MAHATVA.ID — Karya hasil pembinaan warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Khusus Kelas IIB Sentul mencuri perhatian publik dalam ajang Indonesia Defence 2025 Expo and Forum yang berlangsung di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada 11 Juni 2025.

Pameran ini menjadi momen penting yang menunjukkan bahwa pembinaan dalam lapas bukan hanya soal rehabilitasi, tetapi juga tentang produktivitas dan pemberdayaan nyata.

Lukisan, Kerajinan, hingga Produk Daur Ulang

Stan pameran Lapas Sentul menghadirkan berbagai karya WBP seperti kerajinan tangan, lukisan, hingga barang-barang fungsional hasil daur ulang. Beragam produk ini tidak hanya memikat pengunjung umum, tetapi juga mendapat apresiasi dari kalangan institusi pemerintah, TNI, serta pelaku industri pertahanan dari dalam dan luar negeri.

Kepala Lapas Khusus Kelas IIB Sentul, I. Faizal, menegaskan bahwa keterlibatan dalam event berskala internasional ini adalah bagian dari upaya mengenalkan hasil pembinaan lapas kepada masyarakat luas.

“Kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa Warga Binaan Pemasyarakatan memiliki potensi besar jika diberi ruang untuk berkembang. Partisipasi ini juga mendukung program reintegrasi sosial yang kami jalankan,” ujar Faizal.

Dukungan Terhadap Reintegrasi Sosial dan Kesempatan Kedua

Partisipasi Lapas Sentul dalam Defence 2025 Expo menjadi bentuk nyata kampanye sosial bahwa setiap individu memiliki kesempatan kedua untuk berubah dan berkarya, bahkan dari balik jeruji.

Pameran ini juga memperkuat sinergi antara pembinaan dan pemberdayaan di lembaga pemasyarakatan sebagai bagian dari visi besar reformasi pemasyarakatan di Indonesia.