Bogor, MAHATVA.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong atau yang lebih dikenal dengan Lapas Pondok Rajeg kembali menunjukkan komitmennya dalam membina warga binaan melalui pendekatan kreatif dan produktif.
Kali ini, tim Pramuka warga binaan Lapas Cibinong mendapatkan pelatihan pembuatan batik dengan teknik Arashi Shibori, sebuah teknik batik ikat celup asal Jepang yang memadukan seni, ketelatenan, dan nilai estetika tinggi, Jumat (19/9/2025).
Pelatihan berlangsung di Lapangan Gedung 2 dengan bimbingan langsung petugas Lapas yang telah mendapatkan keterampilan khusus dalam seni batik modern. Tujuannya tidak hanya mengenalkan teknik batik alternatif, tetapi juga menjadi sarana pembinaan mental sekaligus pengembangan keterampilan seni yang bisa menjadi bekal ekonomi setelah bebas.
Kepala Lapas Cibinong, Wisnu Hani Putranto, menegaskan bahwa pembinaan warga binaan harus menyentuh aspek kreatif dan produktif.
“Pembinaan di dalam lapas tidak hanya fokus pada kedisiplinan dan kesadaran hukum, tetapi juga pada pengembangan keterampilan yang bermanfaat. Kami percaya melalui pelatihan membatik ini, warga binaan bisa menemukan potensi kreatif yang menjadi jalan baru untuk hidup yang lebih baik setelah bebas,” ujarnya.
Arashi Shibori dikenal dengan motif-motif unik hasil pengikatan kain di sekitar pipa dan pencelupan warna. Teknik ini menghasilkan pola yang dinamis, kontemporer, dan kini sangat diminati di dunia fashion.
Dalam pelatihan ini, anggota Pramuka binaan dibimbing mulai dari pemilihan kain, teknik pengikatan, pencelupan menggunakan pewarna alami, hingga tahap finishing. Hasil karya mereka direncanakan akan dipamerkan dalam mini-exhibition di dalam Lapas sebagai bentuk apresiasi sekaligus promosi potensi kreatif warga binaan.
Salah satu warga binaan berinisial SM mengaku bersyukur bisa mengikuti pelatihan ini.
“Pelatihan ini memberi saya wawasan dan semangat baru. Saya tidak pernah menyangka bisa belajar membatik, apalagi dengan teknik Arashi Shibori. Ke depan, saya berharap keterampilan ini bisa jadi peluang usaha setelah bebas,” katanya.




