Bogor, MAHATVA.ID — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong terus membangun kesadaran hukum para tahanan melalui program edukasi berkelanjutan. Bertempat di Aula Saharjo, Jumat (30/1/2026), Lapas Cibinong bekerja sama dengan Perkumpulan LBH Masyarakat Cibinong menggelar penyuluhan hukum yang diikuti puluhan tahanan.

Kegiatan tersebut mengusung tema Hak Tahanan dan Narapidana dalam Proses Peradilan dan Pembinaan Pemasyarakatan, dengan tujuan memberikan pemahaman komprehensif mengenai hak-hak dasar yang dimiliki sejak proses peradilan hingga tahapan pembinaan di lembaga pemasyarakatan.

Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong, Wisnu Hani Putranto, menegaskan bahwa edukasi hukum merupakan bagian penting dari pembinaan kepribadian bagi tahanan dan narapidana.

“Pemahaman hukum yang baik akan membantu tahanan dan narapidana menyadari hak serta kewajibannya. Ini menjadi bekal penting agar mereka dapat menjalani proses hukum dan pembinaan secara lebih sadar, bertanggung jawab, dan bermartabat,” ujarnya.

Materi penyuluhan disampaikan langsung oleh Ketua Perkumpulan LBH Masyarakat Cibinong, Bambang Pradityo. Dalam paparannya, ia menjelaskan secara rinci berbagai hak yang melekat pada tahanan dan narapidana, mulai dari hak mendapatkan pendampingan hukum, hak atas layanan kesehatan, hingga hak mengikuti program pembinaan dan integrasi.

“Penyuluhan ini penting agar para tahanan tidak hanya memahami hukum secara teori, tetapi juga mengetahui dan mampu memperjuangkan hak-hak yang melekat pada diri mereka selama menjalani proses peradilan dan pembinaan pemasyarakatan,” jelas Bambang.

Selain pemaparan materi, kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi tanya jawab. Para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan seputar permasalahan hukum yang tengah dihadapi, yang kemudian dijawab secara lugas dan mudah dipahami oleh narasumber.

Salah satu peserta berinisial AR mengaku kegiatan tersebut sangat bermanfaat dan membuka wawasannya.

“Kami jadi lebih paham hak-hak kami selama menjalani proses hukum dan pembinaan. Ini membuat kami lebih tenang dan termotivasi untuk mengikuti pembinaan dengan baik,” tuturnya.