Bogor, MAHATVA.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong atau yang lebih dikenal dengan Lapas Pondok Rajeg menegaskan komitmennya sebagai pelopor dalam penerapan program pembinaan dan pelayanan prima di lingkungan pemasyarakatan.
Pada Rabu (8/10/2025) siang, Lapas Cibinong menerima kunjungan kerja dari jajaran Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Depok dalam rangka studi tiru Program Dapur Sehat dan Inovasi Pengelolaan Limbah Organik.
Rombongan Rutan Depok yang dipimpin oleh Kasi Pelayanan Tahanan, Thowvik Nur Rohman, bersama jajaran pejabat struktural dan staf, disambut langsung oleh Kasi Binadik Lapas Cibinong, Nu’man Fauzi, beserta jajaran.
Fokus utama kunjungan ini adalah meninjau langsung sistem pengelolaan dapur yang menjadi salah satu inovasi unggulan Lapas Cibinong, yang telah mengantongi sertifikat laik hygiene dan halal sebagai bentuk komitmen terhadap penyediaan makanan bergizi dan sesuai takaran bagi warga binaan.
Kepala Lapas Cibinong, Wisnu Hani Putranto, menyampaikan sambutan hangat kepada seluruh rombongan dan menegaskan bahwa Program Dapur Sahabat, yang menjadi andalan Lapas Cibinong, tidak hanya fokus pada penyediaan makanan sehat, tetapi juga menjadi bagian penting dari sistem pembinaan.
“Program ini hadir sebagai upaya kami menjamin hak-hak dasar warga binaan, khususnya dalam hal makanan sehat dan layak. Selain itu, dapur ini juga menjadi ruang pembinaan kerja, membekali mereka dengan keterampilan yang bermanfaat,” ujar Wisnu.
Selama kunjungan, rombongan Rutan Depok meninjau langsung area dapur, mulai dari alur penerimaan bahan, sistem pengelolaan hingga pendistribusian makanan kepada warga binaan.
Tak hanya dapur sehat, rombongan juga menyaksikan inovasi pengelolaan limbah organik melalui budidaya maggot (larva Black Soldier Fly) yang dikembangkan oleh Lapas Cibinong.
Program ini memanfaatkan sisa makanan dan limbah dapur sebagai pakan maggot, yang kemudian diolah menjadi pakan ternak dan bahan kompos bernilai ekonomis.




