BOGOR, MAHATVA.ID – Pemerintah Kota Bogor mendorong percepatan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya yang kini memasuki tahap akhir lelang pengembang. Hal ini dibahas dalam pertemuan Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim dengan Chief Investment Officer Danantara Pandu Patria Sjahrir di Gedung Danantara, Jakarta, Kamis (5/3/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Dedie menyampaikan bahwa proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik merupakan solusi strategis untuk mengatasi persoalan sampah sekaligus menghasilkan energi baru terbarukan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, Kota Bogor termasuk dalam batch pertama pengembangan program PSEL bersama empat kota lainnya sesuai kebijakan pemerintah pusat.
“Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025, pemerintah menargetkan produksi listrik dari sumber energi baru dan terbarukan dapat dicapai melalui program PSEL. Kota Bogor masuk dalam batch pertama bersama empat kota lainnya yang ditunjuk pemerintah pusat,” ujar Dedie.
Kurangi Sampah dan Perkuat Ketahanan Energi
Dedie menegaskan kesiapan lahan serta dukungan teknis menjadi faktor penting agar proyek strategis tersebut dapat segera direalisasikan.
Ia menilai program PSEL tidak hanya mampu mengurangi volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir, tetapi juga memperkuat ketahanan energi daerah melalui pemanfaatan energi ramah lingkungan.
Danantara Dukung Percepatan Proyek
Sementara itu, Direktur Investasi Danantara Fadli Rahman menjelaskan bahwa pertemuan tersebut juga membahas sejumlah aspek teknis guna memastikan proyek berjalan sesuai rencana.




