MAHATVA.ID -Suasana hangat silaturahmi di kediaman Kapolres Kepulauan Tanimbar, Sabtu (21/4/2026) pukul 18.00 WIT, menjadi ruang lahirnya pernyataan tegas dari generasi muda. bukan sekadar basa-basi seremonial, tetapi pengakuan jujur atas kepemimpinan yang dirasakan langsung di tengah masyarakat.

Ketua Pemuda Olilit Raya, Fransiskus Ongen Rangkore, menyampaikan apresiasi terbuka terhadap Kapolres Kepulauan Tanimbar yang dinilai menghadirkan wajah kepolisian yang lebih manusiawi, tanpa kehilangan wibawa.

“Beliau sosok yang rendah hati, komunikatif, dan punya perhatian nyata terhadap masyarakat Tanimbar,” tegas Fransiskus di sela-sela pertemuan tersebut.

Menurutnya, pendekatan yang dibangun Kapolres bukan sekadar formalitas institusional. Ada sentuhan kemanusiaan yang dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya kalangan muda di Olilit Raya, Kecamatan Tanimbar Selatan.

Fransiskus menilai, komunikasi yang terbuka dan sikap egaliter menjadi kunci tumbuhnya kepercayaan publik. Di mata pemuda, ini adalah sinyal kuat bahwa Polri tidak hanya berdiri sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai pengayom yang hadir tanpa sekat jabatan maupun status sosial.

“Ini bukti bahwa Polri bisa menjadi rumah bersama, bukan hanya tempat mencari keadilan, tetapi juga ruang untuk didengar,” ujarnya.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa pemuda tidak ingin hanya menjadi penonton dalam dinamika keamanan daerah. Mereka ingin terlibat, bergerak, dan menjadi bagian dari solusi.

Sebagai representasi generasi penerus, Pemuda Olilit Raya menyatakan komitmen untuk bersinergi dengan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Kami adalah tulang punggung pembangunan daerah. Pemuda siap berdiri bersama Polri, menjaga Tanimbar tetap aman dan damai,” tegasnya.