Bogor, MAHATVA.IDFestival Film Kabupaten Bogor (FFKB) 2026 kembali menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk “Road to School”. Kali ini, kegiatan tersebut menyasar SMP Negeri 3 Parungpanjang, Kabupaten Bogor, dengan agenda nonton bareng dan diskusi film bersama pengurus OSIS. Kamis, (05/02/2026)

Dalam kegiatan tersebut, panitia FFKB memutar tiga film terbaik Festival Film Kabupaten Bogor. Pemutaran film ini disambut antusias oleh para siswa dan siswi yang tampak aktif berdiskusi serta menunjukkan ketertarikan tinggi terhadap dunia perfilman. Bahkan, sejumlah siswa menyampaikan keinginan untuk mulai membuat film sendiri di lingkungan sekolah.

Antusiasme para pelajar ini mendapat apresiasi dari Nizar Atin, pembina OSIS SMPN 3 Parungpanjang. Ia mengaku bangga melihat keberanian dan rasa ingin tahu siswa terhadap karya film lokal.

“Ini yang saya harapkan, agar siswa dan siswi berani tampil, berani berekspresi, serta membuka wawasannya melalui film,” ujar Nizar Atin.

Sementara itu, TB. Ule Sulaeman, S, yang hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut, juga mengaku optimistis terhadap masa depan perfilman di Kabupaten Bogor. Menurutnya, tingginya minat generasi muda menjadi modal penting untuk menjadikan Bogor sebagai daerah yang kuat dalam ekosistem perfilman.

“Saya yakin Kabupaten Bogor bisa menjadi kota film. Apalagi FFKB rutin digelar setiap tahun dan menyentuh langsung kalangan pelajar,” kata TB. Ule Sulaeman, S.

Kegiatan Road to School ini juga dinilai sejalan dengan komitmen Bupati Bogor, Rudy Susmanto, dalam mendorong perkembangan seni dan industri kreatif, khususnya di bidang perfilman. Melalui FFKB, ruang ekspresi dan edukasi film diberikan secara luas kepada generasi muda sejak usia sekolah.

“FFKB bukan hanya ajang kompetisi film, tetapi juga wadah pembelajaran untuk meningkatkan kreativitas dan kemampuan generasi muda dalam berkarya,” tambah TB. Ule Sulaeman, S.

Melalui program Road to School, FFKB 2026 diharapkan mampu menumbuhkan minat, kreativitas, serta keberanian siswa dan siswi Kabupaten Bogor untuk berkarya di bidang film, sekaligus melahirkan sineas-sineas muda berbakat dari lingkungan sekolah.