Bogor, MAHATVA.ID – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 04 Gunungsari di Desa Gunungsari, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, viral di media sosial setelah atap plafon salah satu ruang kelas roboh saat kegiatan belajar mengajar pada Maret 2025 lalu. Beruntung, tidak ada korban dalam insiden tersebut.
Kerusakan di sekolah ini tidak hanya pada atap, tetapi juga dinding bangunan yang retak-retak sehingga mengganggu kenyamanan siswa. Kondisi ini memprihatinkan, mengingat lokasi sekolah hanya berjarak sekitar 8,5 kilometer dari Kantor Bupati Bogor di Cibinong.
Kepala SDN 04 Gunungsari, Zubaidah, mengungkapkan bahwa sebagian besar kerusakan terjadi pada bangunan lama yang dibangun sejak 1984. Dari total delapan ruangan, tiga ruang kelas, satu ruang guru, dan satu ruang perpustakaan mengalami kerusakan berat.
“Sebenarnya ini memang bangunan tua. Dindingnya retak, kusen dan plafonnya sudah mulai lapuk sehingga harus diganti,” ujar Zubaidah, Selasa (12/8/2025).
Ia menjelaskan bahwa atap sekolah pernah dipugar pada 2012, namun setelah itu tidak ada renovasi lanjutan sehingga kerusakan semakin parah. Ruang perpustakaan bahkan mengalami retakan dinding, cat mengelupas, dan plafon bolong.
Pihak sekolah telah mengajukan perbaikan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor dan mendapat respons positif.
“Alhamdulillah, kami sudah mendapat respons yang baik. Insyaallah, dalam waktu dekat akan diperbaiki,” ucap Zubaidah.
Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Disdik Kabupaten Bogor telah meninjau langsung lokasi untuk memetakan langkah perbaikan. Karena sifatnya mendesak, perbaikan SDN 04 Gunungsari akan dimasukkan dalam anggaran perubahan.




