MAHATVA.ID - Muhammad Sirod, fungsionaris Kadin Indonesia dan Dewan Pakar ASPEBINDO, terkait strategi ketahanan energi dan pangan Indonesia dalam menghadapi ketidakpastian geopolitik global. Beliau menekankan pentingnya kedua pilar ini untuk menjaga kedaulatan nasional.

Urgensi Hilirisasi Industri

Sirod dalam tulisannya tanggal 17 Juni 2025, secara khusus menyoroti pentingnya hilirisasi industri sebagai kunci utama dalam mencapai kemandirian energi dan pangan. Proses ini akan meningkatkan nilai tambah sumber daya alam domestik dan mengurangi ketergantungan pada impor.

Pemanfaatan Energi Terbarukan

Salah satu poin penting yang diangkat adalah pengembangan energi terbarukan. Indonesia kaya akan potensi energi terbarukan seperti matahari, angin, dan air. Pemanfaatan potensi ini secara maksimal akan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan meningkatkan ketahanan energi nasional.

Strategi Ketahanan Pangan

Selain energi, ketahanan pangan juga menjadi sorotan utama. Sirod menekankan perlunya peningkatan produktivitas pertanian, diversifikasi pangan, dan penguatan sistem distribusi pangan untuk memastikan ketersediaan pangan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Investasi dan Teknologi

Untuk mencapai tujuan kemandirian energi dan pangan, investasi dalam teknologi dan infrastruktur menjadi krusial. Teknologi modern dapat meningkatkan efisiensi produksi dan mengurangi pemborosan sumber daya.