Saumlaki, MAHATVA.ID -Kevakuman kepengurusan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) menjadi perhatian menjelang Musyawarah Daerah (Musda) KNPI 2026.

Senior pemuda Tanimbar, Yoyo Koritelu, SE, mendorong lahirnya transformasi kepemimpinan KNPI yang berintegritas, adaptif, dan berorientasi pada kemajuan daerah.

Menurut Yoyo, Musda KNPI 2026 harus dimaknai sebagai momentum kebangkitan organisasi kepemudaan agar kembali berperan sebagai mitra strategis pemerintah daerah.

Ia menilai tantangan era disrupsi menuntut pemimpin pemuda yang tidak hanya menguasai inovasi digital, tetapi juga memiliki komitmen moral dan etika kepemimpinan yang kuat.

“KNPI adalah motor penggerak pemuda. Jika organisasi ini stagnan, maka percepatan pembangunan kepemudaan di Kepulauan Tanimbar akan ikut terhambat,” kata Yoyo, Jumat (11/1/2026).

Yoyo yang juga menjabat Kepala Bidang Prasarana Dinas Perhubungan KKT menekankan pentingnya keseimbangan antara nilai spiritual sebagai kompas moral dan inovasi sebagai penggerak perubahan.

Menjelang Musda, Yoyo menyebut sejumlah figur yang dinilai memiliki kapasitas dan rekam jejak kepemimpinan untuk memimpin KNPI KKT ke depan.

Doljer Unawekla, S.AP, mantan Sekretaris Caretaker KNPI KKT, dinilai memahami dinamika organisasi dan birokrasi serta merepresentasikan pemuda wilayah Tanimbar Utara.

Sementara itu, Mozes Serin, S.Sos, mantan Ketua Komisariat Cabang Pemuda Katolik KKT, dikenal memiliki basis kuat di kalangan pemuda dan merepresentasikan wilayah Tanimbar Selatan.