Jakarta, MAHATVA.ID — Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, memaparkan potensi pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam menunjang pengelolaan data pertanahan dan tata ruang di lingkungan Kementerian ATR/BPN.
Hal tersebut disampaikan Ossy saat membuka webinar bertajuk “Strategi Optimalisasi AI di Kementerian ATR/BPN: Kinerja Lebih Efisien, Aman, dan Bertanggung Jawab” yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian ATR/BPN.
Dalam sambutannya, Ossy menilai AI memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas layanan publik serta tata kelola pertanahan dan tata ruang. Menurutnya, teknologi ini dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai aspek pekerjaan di Kementerian ATR/BPN.
“AI berpotensi membantu kita meningkatkan kualitas pemetaan dan analisis data tata ruang, mendeteksi potensi konflik agraria sejak dini, membantu mitigasi perkara maupun sengketa agraria, memperkuat pengawasan, serta mendukung upaya pemberantasan mafia tanah berbasis data,” ujar Ossy.
Meski demikian, Ossy menegaskan bahwa pemanfaatan AI harus berlandaskan pada tiga prinsip utama, yaitu efisien, aman, dan bertanggung jawab. Prinsip efisiensi menekankan bahwa teknologi harus memberikan manfaat nyata, meningkatkan produktivitas aparatur, serta mempercepat pelayanan kepada masyarakat.
“Sementara prinsip aman berarti seluruh sistem AI wajib menjamin keamanan data, perlindungan privasi, serta ketahanan terhadap berbagai ancaman siber,” jelasnya.
Adapun prinsip tanggung jawab, menurut Ossy, menjadi aspek yang tidak kalah penting. Ia menekankan bahwa penerapan AI harus menjunjung tinggi etika, kepatuhan hukum, tata kelola pemerintahan yang baik, serta integritas aparatur sipil negara.
“Kita tidak boleh membiarkan kemajuan teknologi menggeser nilai-nilai dasar pelayanan publik, yaitu keadilan, kepastian hukum, kemanusiaan, dan keberpihakan terhadap kepentingan rakyat,” tegasnya.
Webinar tersebut diikuti sekitar 700 peserta yang merupakan pegawai Kementerian ATR/BPN dari berbagai unit kerja. Kegiatan ini juga menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain AI Skills Director Microsoft Indonesia Arief Suseno, Co-Founder Binar Dita Aisyah, serta Data Engineer Maybank Aldo Lionel Saonard.


