BOGOR, MAHATVA.ID – Sampah plastik yang selama ini kerap dipandang sebagai limbah tak bernilai kini justru menjadi sumber peluang ekonomi di balik tembok Lapas Kelas IIA Cibinong.
Melalui program pembinaan kemandirian, warga binaan dilibatkan secara aktif dalam kegiatan pengolahan dan daur ulang sampah plastik yang dilaksanakan di Kebun Inovasi Lapas Cibinong, Senin (16/3/2026).
Program ini merupakan bagian dari upaya Lapas Cibinong dalam memberikan pembinaan yang tidak hanya berfokus pada pembentukan karakter, tetapi juga membekali warga binaan dengan keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan ketika mereka kembali ke tengah masyarakat.
Warga Binaan Dilibatkan dalam Proses Daur Ulang
Dalam pelaksanaannya, warga binaan terlebih dahulu melakukan pemilahan sampah plastik berdasarkan jenisnya. Tahapan ini menjadi langkah penting agar proses pengolahan berjalan optimal dan menghasilkan bahan daur ulang yang berkualitas.
Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong, Wisnu Hani Putranto, menegaskan bahwa program ini merupakan salah satu inovasi pembinaan yang dikembangkan untuk menciptakan kegiatan produktif bagi warga binaan.
“Melalui program daur ulang sampah plastik ini, kami ingin menghadirkan pembinaan yang bermanfaat. Selain mendukung upaya pelestarian lingkungan, kegiatan ini juga memberikan keterampilan bagi warga binaan serta menumbuhkan semangat produktif agar mereka memiliki kesiapan untuk kembali berkontribusi di masyarakat,” ujar Wisnu.
Proses Pengolahan Melalui Beberapa Tahapan
Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik) Lapas Cibinong, Nu'man Fauzi, selaku penanggung jawab kegiatan menjelaskan bahwa pengolahan sampah plastik dilakukan melalui beberapa tahapan teknis yang melibatkan langsung warga binaan.




