MAHATVA.ID -Langkah politik Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, kembali menarik perhatian publik setelah secara resmi bergabung dengan Partai NasDem. Kehadirannya disambut langsung oleh Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-14 Partai NasDem di Jakarta, Senin (12/11/2025).

Surya Paloh menyampaikan sambutan hangat dengan kalimat, “Selamat bergabung di rumah Restorasi.” Ucapan tersebut menandai secara simbolik masuknya Abdullah Vanath ke dalam jajaran Partai NasDem dan sekaligus mengakhiri teka-teki politik yang sempat menjadi perbincangan di Maluku.

Kepindahan Abdullah Vanath ke NasDem menjadi peristiwa politik yang cukup signifikan di tingkat provinsi. Sebelumnya, Vanath sempat tidak mencalonkan diri sebagai Ketua DPD Golkar Maluku pada musyawarah daerah partai tersebut, yang memunculkan dugaan bahwa karier politiknya tengah meredup.

Namun, keputusan bergabung ke Partai NasDem justru membuktikan sebaliknya. Vanath kembali menunjukkan dirinya sebagai tokoh berpengalaman dan adaptif, yang tetap memiliki daya tarik dan pengaruh dalam konstelasi politik daerah.

Dalam rekam jejaknya, Abdullah Vanath dikenal sebagai figur politik yang sulit diprediksi. Ia pernah maju sebagai calon Gubernur Maluku melalui jalur independen dan berhasil mencapai putaran kedua, prestasi yang menunjukkan kekuatan basis sosial dan legitimasi politiknya di tingkat akar rumput.

Pemerhati Sosial dan Budaya Maluku, Haji M.S. Pelu, M.Pd., menilai langkah Abdullah Vanath bergabung ke Partai NasDem merupakan manuver strategis yang sarat makna politik.

“Abdullah Vanath ini ibarat Morea atau belut besar di perairan politik Maluku. Ia licin, tetapi bergizi. Artinya, setiap langkah yang diambilnya selalu memberi pengaruh positif terhadap dinamika politik di daerah,” ujar Haji. M.S. Pelu saat dikonfirmasi melalui via Whatsapp, Rabu (13/11/2025).

Menurut Pelu, Vanath memiliki karakter politik yang unik: fleksibel, tetapi tetap berpegang pada prinsip. Sosoknya dikenal humanis, religius, dan komunikatif, sehingga mampu menjalin hubungan baik dengan berbagai elemen partai politik maupun masyarakat luas.

“Kehadiran beliau di Partai NasDem akan memperkaya dinamika internal partai dan memperkuat basis politik di Maluku. Vanath mampu menjadi jembatan antara nilai-nilai sosial budaya lokal dengan semangat politik modern,” tambah Pelu.