MAHATVA.ID – Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi Demokrat, Candra Kusuma, melakukan kunjungan langsung ke lokasi tambang di Klapanunggal, Kabupaten Bogor, pada Selasa (22/4/2025). Kunjungan ini merupakan respons terhadap meningkatnya sorotan publik terkait aktivitas tambang ilegal di Klapanunggal yang dinilai meresahkan masyarakat dan berpotensi merusak lingkungan.


Saat dikonfirmasi Mahatva.id, Candra Kusuma menekankan pentingnya kehadiran wakil rakyat secara langsung di lapangan untuk memastikan kondisi tambang sesuai dengan regulasi.


“Ya, akhir-akhir ini tambang Klapanunggal menjadi sorotan publik. Maka dari itu, hari ini saya mencoba melihat secara langsung kondisi di sana,” ujar Candra.

Lebih lanjut, Candra Kusuma juga mengatakan, bahwa salah satu yang penting perlu di perhatikan adalah banyaknya penambang lokal atau warga setempat yang penghasilannya dan pekerjaannya sebagai penambang di klapanunggal.

"Karena tambang ini sudah berjalan lama sudah puluhan tahun, solusi yang paling tepat bagi masyarakat setempat adalah di bentuknya wadah koperasi yang menaungi semua masyarakat yang bekerja di tambang," ujar Candra.

Menurut Candra, Koperasi rakyat atau masyarakat ini perlu dapat legalitas, agar masyarakat setempat mendapat payung hukum dan kerja dengan tertib sesuai aturan yang berlaku. 


Ia juga menambahkan, hasil tinjauannya akan dijadikan bahan evaluasi dan pembahasan di tingkat legislatif, terutama menyangkut dampak lingkungan, sosial masyarakat, serta keselamatan warga yang tinggal di sekitar area pertambangan.


“DPRD Kabupaten Bogor akan terus mengawal aktivitas pertambangan agar tidak menyalahi aturan dan tidak merugikan warga maupun lingkungan,” tambahnya.


Sebelumnya, polemik tambang Klapanunggal juga menjadi perbincangan hangat publik usai cuplikan percakapan antara Ronal A. Siahaan (Bro Ron), dengan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, viral di media sosial.