MAHATVA.ID – Tingkat pengangguran di Kabupaten Bogor masih menjadi tantangan serius. Data terbaru menyebutkan bahwa jumlah pengangguran mencapai 210 ribu orang pada tahun 2024, tersebar di seluruh kecamatan. Wilayah dengan jumlah pengangguran tertinggi adalah Kecamatan Cibinong dengan 6.518 orang.

Informasi ini disampaikan oleh Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bogor, Nana Mulyana, pada Kamis (8/5/2025). Ia menyebut bahwa dari total tersebut, sebanyak 81 ribu orang sudah terdata secara lengkap berdasarkan nama dan alamat oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

"Angka pengangguran kita di tahun 2024 itu ada 210 ribu pengangguran," ujar Nana kepada wartawan.

Tingkat Pengangguran di Bawah Rata-rata Nasional dan Provinsi

Meski jumlahnya besar, Nana menegaskan bahwa tingkat pengangguran Kabupaten Bogor masih berada di bawah rata-rata nasional dan provinsi, yaitu sekitar 3 persen lebih. Hal ini dinilai cukup stabil mengingat jumlah penduduk Kabupaten Bogor yang kini mencapai lebih dari 5,6 juta jiwa.

"Angka ini lebih rendah dibanding rata-rata nasional dan provinsi," katanya.

Strategi Disnaker: BLK, MTU, Job Fair dan Bogor Career Center

Untuk menekan angka pengangguran di Kabupaten Bogor, Disnaker telah menyiapkan sejumlah program unggulan, seperti Balai Latihan Kerja (BLK), Modul Training Unit (MTU), Job Fair, serta Bogor Career Center (BCC).

Nana menjelaskan bahwa BLK yang dikelola oleh Disnaker berlokasi di Desa Tonjong, Kecamatan Tajurhalang. Saat ini terdapat 9 kejuruan pelatihan, dengan enam di antaranya dijalankan secara MTU, yaitu pelatihan keliling yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.