Bogor, MAHATVA.ID – Kementerian Kesehatan RI melalui Direktorat Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan, bekerja sama dengan Mitra Kerja Komisi IX DPR RI Ravindra Airlangga, menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Selasa (18/11). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat kapasitas masyarakat menerapkan pola hidup sehat sekaligus memperluas jangkauan layanan kesehatan bagi kelompok rentan.
Ratusan peserta dari berbagai unsur hadir dalam kegiatan ini, mulai dari tokoh masyarakat, kader posyandu, aparat desa, relawan kesehatan, hingga perwakilan Kemenkes dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat serta Kabupaten Bogor. Suasana berlangsung antusias dan mendapat apresiasi luas dari para peserta.
Bimtek Germas bertujuan meningkatkan kemampuan peserta dalam mendukung implementasi Germas di tingkat masyarakat. Materi mencakup pemahaman mendalam tentang konsep dan strategi nasional Germas, teknik pembinaan masyarakat yang efektif, hingga pembentukan agen perubahan di lingkungan masing-masing. Dengan demikian, para peserta diharapkan mampu menjadi motor penggerak perilaku hidup sehat di keluarga maupun komunitas.
Herman Khaeron: Retret Demokrat Jatim Momentum Konsolidasi Perkuat Peran Partai untuk Rakyat
Ravindra Airlangga Tegaskan Peran Strategis Kader dan Tokoh Masyarakat
Anggota Komisi IX DPR RI, Ravindra Airlangga, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya keberlanjutan program Germas sebagai upaya menekan risiko penyakit tidak menular serta memperkuat pelayanan kesehatan bagi kelompok rentan.
“Peran kader, tokoh masyarakat, dan para relawan sangat strategis untuk memastikan keberlanjutan Germas di tingkat desa,” ujar Ravindra.
Cek Kesehatan Gratis untuk Deteksi Dini Penyakit
Untuk menunjang efektivitas program, Ravindra turut menghadirkan layanan Cek Kesehatan Gratis bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor. Layanan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan deteksi dini penyakit tidak menular, terutama bagi ibu hamil, lansia, dan penyandang disabilitas.
Pemeriksaan mencakup pengukuran tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga konsultasi kesehatan bersama tenaga medis.


