Bogor, MAHATVA.ID – Bupati Bogor, Rudy Susmanto memaparkan arah pembangunan jangka menengah Kabupaten Bogor dengan fokus pada percepatan infrastruktur strategis serta pengembangan kawasan pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Barat dan Timur. Hal tersebut disampaikan dalam acara Anugerah Pajak dan Retribusi Daerah serta Promosi Investasi Kabupaten Bogor 2025, Rabu malam (26/11).
Bupati Rudy menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menetapkan wilayah persiapan pembentukan Bogor Barat dan Bogor Timur sebagai calon daerah otonom baru. Sambil menunggu keputusan akhir dari pemerintah pusat, Pemkab Bogor mulai menyiapkan percepatan infrastruktur dan fasilitas pendukung melalui pembangunan Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru (PPEB) di dua wilayah tersebut.
“Ini adalah bagian dari visi besar kita untuk pemerataan pembangunan. Bogor Barat dan Bogor Timur akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang terintegrasi, sehingga memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Rudy.
Di wilayah Bogor Timur, pemerintah daerah telah menerima lahan seluas 63,5 hektare di Kecamatan Sukamakmur yang akan menjadi kawasan inti PPEB. Proses pembangunan tahap awal dijadwalkan dimulai pada tahun 2026 dan sudah masuk dalam rancangan APBD 2026.
Menurut Bupati Rudy, pengembangan kawasan tersebut akan mencakup fasilitas ekonomi, pusat UMKM, ruang publik, serta infrastruktur pendukung lainnya yang dirancang untuk mempercepat aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus menarik minat investasi baru.
Melalui forum Anugerah Pajak dan Retribusi Daerah serta Promosi Investasi 2025, Pemkab Bogor juga menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi dengan para pelaku usaha, pemerintah desa, dan kecamatan dalam mendorong peningkatan pendapatan daerah.
Rudy menambahkan, pembangunan infrastruktur yang masif harus diimbangi dengan tata kelola investasi yang profesional, transparan, dan memberikan kepastian bagi investor.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah investasi yang masuk ke Kabupaten Bogor benar-benar berdampak pada pembukaan peluang kerja, percepatan pembangunan, dan meningkatnya kualitas hidup masyarakat,” tegasnya.
Pengembangan dua kota baru—Bogor Barat dan Bogor Timur—menjadi bagian dari strategi besar Pemkab Bogor untuk memecah sentralisasi pembangunan yang selama ini terfokus di kawasan tengah dan selatan. Pemerataan pembangunan ini diharapkan dapat menciptakan keseimbangan ekonomi, memperbaiki kualitas layanan publik, serta mengurangi kesenjangan antarwilayah.


