Bogor, MAHATVA.ID — Bupati Bogor Rudy Susmanto menemui langsung aksi unjuk rasa ribuan masyarakat terdampak penutupan sementara operasional tambang di Kantor Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Senin (12/1/2026).
Rudy Susmanto hadir didampingi Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi alias Jaro Ade, Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto, serta Dandim 0621 Kabupaten Bogor Letkol Inf. Henggar Tri Wahono.
Para pejabat daerah tersebut keluar dari gedung kantor kecamatan setelah terlebih dahulu menggelar pertemuan tertutup dengan perwakilan massa aksi. Ribuan warga yang sejak pagi menunggu di luar gedung langsung menyambut riuh kehadiran mereka.
Dalam orasinya di hadapan massa, Rudy Susmanto menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat telah diterima dan disampaikan kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Bahkan, Rudy sempat melakukan panggilan telepon langsung kepada Gubernur Jabar di hadapan massa, meski komunikasi terputus akibat kendala jaringan.
“Pemerintah daerah tidak tinggal diam. Kami terus berkomunikasi dengan pemerintah provinsi terkait kompensasi bagi masyarakat terdampak penutupan tambang,” ujar Rudy.
15.000 Warga Terima Bantuan Rp3 Juta per Bulan
Rudy Susmanto mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah memutuskan penyaluran bantuan sosial kepada sekitar 15.000 warga terdampak, masing-masing sebesar Rp3 juta per bulan.
“Paling cepat Rabu minggu depan, paling lambat Kamis minggu depan. Itu bukan keputusan hari ini, tapi keputusan beberapa hari lalu dari Pak Gubernur Jawa Barat,” jelasnya.
Selain bantuan sosial, Pemerintah Kabupaten Bogor juga tengah menyiapkan langkah lanjutan dengan mengundang para pengusaha tambang untuk bertemu di Pendopo Bupati Bogor.




