Bogor, MAHATVA.ID – Warga Kecamatan Citereup, Kabupaten Bogor, beberapa hari terakhir dihebohkan dengan fenomena hujan debu yang diduga berasal dari aktivitas pabrik semen di wilayah tersebut. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat akan dampaknya terhadap kesehatan.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, salah satunya dengan penggunaan masker.
“Yang pasti jika ada polusi seperti itu, kita menghimbau masyarakat untuk menggunakan masker. Paling tidak ini bisa meminimalisir dampaknya,” ujar Fusia saat ditemui Mahatva.id (17/08/2025).
Fusia menjelaskan, debu semen memiliki partikel sangat kecil sehingga sulit dihentikan pergerakannya di udara. Oleh karena itu, perlindungan diri menggunakan masker menjadi langkah paling sederhana yang bisa dilakukan warga.
“Karena debu itu tidak bisa stop, partikelnya kecil. Maka dari itu kita himbau untuk menggunakan masker,” tambahnya.
Meski demikian, Fusia mengaku pihaknya masih melakukan kajian untuk memastikan sejauh mana bahaya paparan debu semen tersebut terhadap kesehatan masyarakat.
“Kalau soal seberapa bahaya, harus kita lihat terlebih dahulu, apakah itu masuk lewat jalur pernafasan atau tidak. Selama kita bisa melindungi diri dengan masker, mudah-mudahan semuanya aman,” jelasnya.
Sementara itu, sejumlah warga Citereup berharap adanya penanganan serius dari pemerintah daerah maupun pihak perusahaan terkait, agar kejadian serupa tidak berulang dan tidak menimbulkan dampak lebih luas bagi kesehatan masyarakat.


