Bogor, MAHATVA.ID – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor kini resmi berganti nomenklatur menjadi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor. Perubahan nama ini bertujuan untuk memperkuat layanan publik, khususnya dalam penanganan kebakaran serta berbagai operasi penyelamatan darurat.

Seiring perubahan tersebut, dilakukan penugasan ulang personel di seluruh wilayah Kabupaten Bogor. Saat ini, Damkar memiliki 11 sektor dan 1 pos dengan total 410 personel. Dari jumlah tersebut, 107 personel merupakan anggota rescue, sementara sisanya adalah petugas pemadam kebakaran.

Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa mengatakan, penugasan ulang bertujuan untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) terkait waktu tanggap (response time).

“Target utama kami adalah response time di bawah 15 menit di seluruh wilayah Kabupaten Bogor,” ujar Yudi.

Dengan penyebaran personel di setiap sektor, diharapkan seluruh wilayah dapat terlayani secara cepat saat terjadi kebakaran maupun kejadian darurat lainnya.

Angka Kebakaran Menurun, Kasus Penyelamatan Meningkat

Berdasarkan data, jumlah kejadian kebakaran di Kabupaten Bogor menunjukkan tren penurunan.

  • Tahun 2024: 481 kejadian
  • Tahun 2025: 287 kejadian

Penurunan ini dinilai sebagai hasil dari upaya pencegahan serta edukasi kepada masyarakat yang terus dilakukan petugas Damkar.