MAHATVA.ID – Situ Rawa Jejed yang terletak di Desa Kembang Kuning, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tercemar diduga akibat pembuangan limbah oli. Akibatnya, hampir satu ton ikan ditemukan mati mengambang di permukaan air pada Jumat (18/4/2025).
Peristiwa ini membuat warga sekitar geger. Mereka menduga pencemaran terjadi akibat adanya oknum tak bertanggung jawab yang membuang limbah oli ke saluran air saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut sehari sebelumnya.
Selain banyaknya ikan dari berbagai jenis yang mati, bau menyengat dari bangkai ikan juga mulai menimbulkan kekhawatiran warga akan potensi gangguan kesehatan.
Menindaklanjuti laporan warga, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor bersama aparat desa dan kecamatan langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan. Tim gabungan itu menelusuri aliran air di sekitar kawasan industri yang tidak jauh dari situ.
Dari hasil pengecekan, petugas menemukan tembok salah satu perusahaan yang diduga dibobol dan dijadikan saluran pembuangan. Pada lubang tersebut, petugas mencium bau khas limbah oli.
Namun, upaya petugas untuk memeriksa lebih lanjut area dalam perusahaan mengalami kendala. Pihak keamanan perusahaan menolak permintaan masuk dari petugas dengan alasan staf perusahaan sedang tidak berada di lokasi karena libur.
"Sudah kami hubungi stafnya via telepon, tapi mereka tidak bersedia berbicara dengan kami," ungkap salah satu petugas DLH, Riri Agustina.
Penolakan ini sempat memicu ketegangan di gerbang perusahaan. Meski demikian, petugas DLH menyatakan akan kembali mendatangi perusahaan untuk memastikan sumber dugaan pencemaran.
Kepala Desa Kembang Kuning, Neneng Robinah, menyatakan keprihatinannya atas kejadian ini. Ia berharap ada tindakan tegas terhadap pelaku pencemaran lingkungan.


