MAHATVA.ID -Rombongan Dinas Pariwisata Kabupaten Kepulauan Tanimbar bertolak menuju Desa Matakus, Kecamatan Tanimbar Selatan, pada Kamis (25/9/2025) pukul 05.30 WIT. Keberangkatan tersebut dilakukan dalam rangka mematangkan seluruh kebutuhan teknis maupun non-teknis menjelang penyambutan Bupati beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Peserta Sail Darwin Saumlaki Yacht dan Really 2025 pada acara adat tali koor.
Kepala Bidang Usaha dan Pemasaran Pariwisata, Christina Alwer, menyampaikan bahwa keberangkatan tim teknis ini merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung tertib dan sesuai rencana.
“Seluruh aspek pendukung mulai dari dekorasi lokasi, kesiapan kelompok seni ekonomi kreatif bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), hingga tata penerimaan rombongan Bupati telah kami koordinasikan bersama Pemerintah Desa Matakus, tokoh adat, serta Majelis Jemaat GPM Matakus,” ungkapnya.
Acara adat tali koor di Desa Matakus dipandang memiliki makna fundamental sebagai simbol perekat persaudaraan masyarakat Tanimbar sekaligus media pelestarian kearifan lokal. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Pariwisata memberikan atensi penuh agar penyelenggaraan berlangsung aman, tertib, dan bermartabat.
Selain fokus pada aspek teknis, Dinas Pariwisata juga mengintensifkan koordinasi dengan aparat keamanan, unsur pemuda, serta organisasi masyarakat di Desa Matakus. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan terciptanya suasana yang kondusif. “Kami berharap partisipasi aktif masyarakat dapat memperkuat makna acara tali kur sehingga menjadi kebanggaan kolektif bagi Tanimbar,” tambah Alwer.
Berdasarkan agenda resmi, Rombongan Bupati Kepulauan Tanimbar dijadwalkan tiba di Desa Matakus pada Kamis pukul 08.00 WIT. Setibanya, rombongan akan disambut dengan prosesi adat, tarian tradisional, serta upacara penyambutan resmi yang telah disiapkan panitia.
Setelah itu, rangkaian kegiatan dilanjutkan menuju lokasi utama acara tali kur, ditandai dengan prosesi welcome ceremonial dan tarian tali kur sebagai puncak perayaan.


