Bogor, MAHATVA.ID – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) kembali menorehkan prestasi membanggakan. Kali ini, Diskominfo Kabupaten Bogor berhasil meraih predikat “Sangat Baik” dalam penilaian kualitas data yang dilakukan melalui Ekosistem Data Jabar, sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan tata kelola data yang valid, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Penilaian ini bertujuan memastikan bahwa data yang dikumpulkan, disimpan, dan digunakan dalam sistem informasi maupun aplikasi pemerintah provinsi dan kabupaten/kota telah memenuhi prinsip-prinsip kualitas data yang baik.
Penilaian kualitas data tersebut merujuk pada prinsip Satu Data Indonesia (SDI) sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019, yang menekankan pentingnya data berkualitas, mudah diakses, dan dapat dibagi pakai antar instansi pusat dan daerah. SDI juga mengatur standar data meliputi konsep, definisi, klasifikasi, ukuran, dan satuan data.
Kepala Bidang Persandian dan Statistik Diskominfo Kabupaten Bogor, Iskandar Zulkarnain, menjelaskan bahwa manajemen kualitas data merupakan bagian penting dari tata kelola data pemerintah daerah.
“Penilaian dilakukan berdasarkan lima dimensi kualitas data, yakni Conformity & Metadata, Uniqueness, Consistency, Timeliness, dan Completeness,” ujar Iskandar.
Menurutnya, setiap dimensi memiliki bobot penilaian berbeda, dengan Conformity & Metadata dan Consistency masing-masing berbobot 30% dan 25%, sementara Timeliness dan Completeness masing-masing berbobot 10%.
Berdasarkan hasil penilaian dataset perangkat daerah Kabupaten Bogor per 18 Juni 2025, diperoleh skor total 95,47, dengan rincian sebagai berikut:
Conformity & Metadata: 100%
Uniqueness: 100%


