JAKARTA, MAHATVA.ID – Anggota Komisi VIII DPR RI, Muhamad Abdul Azis Sefudin, mendorong pemerintah Indonesia segera menempuh jalur diplomasi luar negeri guna memastikan pelaksanaan ibadah haji 2026 tetap berjalan aman dan lancar di tengah memanasnya konflik di Timur Tengah.

Azis menilai konflik antara Israel dan Iran yang juga melibatkan Amerika Serikat berpotensi berdampak pada stabilitas kawasan, termasuk terhadap pelaksanaan ibadah haji bagi jutaan umat Muslim di seluruh dunia.

“Saya juga mendorong pemerintah untuk segera melakukan diplomasi luar negeri. Kita tahu bahwa haji ini bukan hanya Indonesia yang melaksanakan ibadah haji, tetapi seluruh umat Islam di dunia,” kata Azis di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Jakarta, Rabu (11/3/2026).

Legislator dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu menilai forum negara-negara Islam, khususnya Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), perlu aktif mendorong terciptanya stabilitas kawasan menjelang musim haji.

Menurutnya, negara-negara mayoritas Muslim memiliki kepentingan yang sama untuk memastikan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah tetap kondusif selama pelaksanaan ibadah haji berlangsung.

“Saya mendorong adanya upaya mediasi atau dorongan perdamaian melalui jalur Organisasi Kerja Sama Islam atau OKI,” ujar Azis.

Melalui dorongan diplomasi dari negara-negara Islam tersebut, ia berharap upaya perdamaian di kawasan konflik dapat segera terwujud.

“Dengan begitu, semua negara anggota OKI dapat memastikan warganya bisa melaksanakan ibadah haji tahun ini dengan baik dan lancar,” tambahnya.

Selain diplomasi, Azis juga meminta pemerintah Indonesia menyiapkan berbagai langkah antisipasi apabila eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah justru semakin meningkat menjelang musim haji.