MAHATVA.ID -Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Maluku 2025, nama Bung RBS Boy Sangaji kian menguat sebagai kandidat kuat Ketua DPD Golkar Maluku. Tokoh muda visioner ini dinilai sebagai figur ideal untuk memimpin Partai Golkar ke arah yang lebih inklusif, progresif, dan responsif terhadap dinamika politik modern.

Bung Boy—sapaan akrabnya—saat ini menjabat sebagai Ketua Depidar SOKSI Maluku, sebuah organisasi yang menjadi salah satu ormas pendiri Partai Golkar. Kepemimpinannya di SOKSI dinilai solid dan mampu menggerakkan mesin organisasi hingga ke level akar rumput.

Dukungan Mengalir dari Tanimbar: “Bung Boy Representasi Regenerasi Golkar”

Salah satu dukungan kuat datang dari Estepanus E. Marakey, Ketua Depicab SOKSI Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Ia menegaskan pentingnya regenerasi kepemimpinan dalam tubuh Partai Golkar, dan menyebut Bung Boy sebagai representasi nyata semangat perubahan.

“Bung Boy adalah sosok muda yang punya rekam jejak, integritas, dan visi kuat dalam membangun Golkar Maluku dari bawah ke atas,” ujar Marakey. “Saatnya generasi muda tampil dan membawa konsolidasi menyeluruh di tubuh partai.”


Figur Progresif Berbasis Akar Rumput

Dalam dinamika politik internal, Bung RBS mencuat sebagai simbol pembaruan. Ia terpilih secara sah dalam Musda ke-6 Depidar SOKSI Maluku pada 11 April 2025, memperkuat legitimasi kepemimpinannya di salah satu pilar utama Golkar.

Gaya kepemimpinannya dikenal terbuka, gesit, dan mengakar. Dengan semangat membangun konsolidasi total, Bung Boy dinilai siap memimpin Partai Golkar Maluku untuk lima tahun ke depan.

Dukungan kepada Boy Sangaji tak lepas dari semangat untuk melakukan regenerasi kepemimpinan Partai Golkar secara menyeluruh. Marakey menyebut bahwa Musda Golkar Maluku 2025 adalah momentum strategis untuk melakukan konsolidasi internal, dari tingkat provinsi, Kabupaten/Kota Kecamatan, Kelurahan, hingga akar rumput di desa-desa.