MAHATVA.ID – Musisi nasional Sandy Andarusman, drummer dari band legendaris Pas Band, menyoroti isu lingkungan, premanisme, dan kenakalan remaja dalam acara Lokal Pride yang digelar dalam rangka menyambut Hari Jadi Bogor ke-543 di Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.
Dalam pernyataannya, Sandy menegaskan bahwa Gunung Putri, sebagai wilayah penyangga Ibu Kota, tengah menghadapi berbagai persoalan kompleks yang perlu ditangani serius oleh pemerintah setempat.
"Wilayah Kecamatan Gunung Putri yang begitu kompleks, sebagai penunjang ibu kota, tentunya juga memiliki persoalan serius terkait kenakalan remaja, premanisme, dan pengelolaan sampah," kata Sandy dalam sambutannya di acara Lokal Pride, Senin (2/6/2025) malam.
Ia menambahkan, tanpa adanya program kepemimpinan yang jelas, masyarakat akan terus berada dalam kebingungan menghadapi persoalan yang berlarut-larut.
"Perlu pemimpin yang memiliki visi dan komitmen. Program bagus tidak akan berdampak jika tidak bisa dijelaskan dan dicerna oleh masyarakat," tegas Sandy.
Dikenal luas sebagai musisi, Sandy ternyata telah menetap di Desa Bojong Nangka, Kecamatan Gunung Putri sejak tahun 2008.
Bahkan, dalam dua tahun terakhir ia aktif menjabat sebagai Ketua RT, menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan sekitar.
"Saya pindah ke Bojong Nangka sejak 2008. Dua tahun belakangan saya dipercaya menjadi Ketua RT dan saya melihat banyak potensi, sekaligus tantangan di sini," ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Sandy juga menyampaikan apresiasinya kepada Camat Gunung Putri, Kurnia Indra, yang menurutnya terus menggulirkan berbagai gagasan positif bagi masyarakat.


