SAUMLAKI, MAHATVA.ID -Menanggapi pemberitaan dan keluhan warga Desa Makatian, Kecamatan Wermaktian, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, mengenai belum cairnya bantuan sosial (bansos) atas nama Nova Blandina Huninhatu, pihak Bank Mandiri Cabang Saumlaki memberikan klarifikasi resmi terkait proses administrasi pencairan dana tersebut.
Pihak bank menjelaskan bahwa dana bantuan dengan nominal Rp1.700.000 masih berada di dalam rekening penerima karena proses verifikasi dokumen belum tuntas. Dokumen terkait saat ini sedang dalam tahap validasi lanjutan sesuai dengan ketentuan internal perbankan dan permintaan klarifikasi dari Kantor Wilayah Bank Mandiri di Makassar.
“Kami sudah menerima laporan dari pihak keluarga. Saat ini dokumen verifikasi sedang kami proses agar pencairan dapat segera dilakukan sesuai prosedur. Kami mohon masyarakat bersabar karena proses ini harus mengikuti mekanisme perbankan yang berlaku,” ujar salah satu staf Bank Mandiri Saumlaki saat dikonfirmasi MAHATVA.ID, Minggu (9/11/2025).
Bank Mandiri menegaskan, tidak ada unsur kelalaian maupun penundaan sepihak dalam penyaluran bantuan sosial tersebut. Semua tahapan dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) untuk memastikan keamanan dan ketepatan data penerima manfaat.
Pihak bank juga mengimbau penerima atau keluarga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) agar dapat melakukan konfirmasi langsung ke kantor Bank Mandiri terdekat guna memastikan status rekening dan kelengkapan dokumen pencairan.
“Kami menyarankan agar yang bersangkutan datang langsung ke Bank Mandiri. Proses buku tabungan dan kartu ATM dilakukan secara pribadi oleh penerima bantuan. Setelah data dinyatakan valid, dana akan segera ditransfer ke rekening masing-masing,” jelas staf Bank Mandiri tersebut.
Lebih lanjut, pihak Bank Mandiri menegaskan bahwa sistem penyaluran bansos bersifat terintegrasi secara nasional, di mana setiap nama penerima yang telah terdaftar di Dinas Sosial akan otomatis diarahkan untuk pencairan melalui sistem perbankan yang ditunjuk.
“Bank Mandiri selalu terbuka untuk membantu dan mencari solusi terbaik bagi setiap penerima bantuan. Kami berkomitmen mendukung program pemerintah dalam menyalurkan bansos secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel,” tutupnya.
Sebelumnya, keluarga penerima bantuan, Pispis Yanus Huninhatu, mengeluhkan keterlambatan pencairan bansos tersebut selama lebih dari tiga bulan, meski nama penerima telah tercatat sebagai penerima resmi di Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Tanimbar.




