Bogor, MAHATVA.ID — Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri sekaligus membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

Rakornas ini akan dihadiri sekitar 4.487 peserta, yang terdiri atas pimpinan kementerian dan lembaga, gubernur, bupati, wali kota, pimpinan DPRD, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari seluruh Indonesia.

Pada Rakornas tahun ini, Kemendagri mengusung tema “Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045. Tema tersebut bertujuan mempercepat pelaksanaan program prioritas Presiden melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri, Benni Irwan, menjelaskan bahwa Rakornas 2026 merupakan kelanjutan dari pelaksanaan tahun sebelumnya serta bagian dari dukungan terhadap implementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

“Pemilihan tema tersebut dimaksudkan untuk percepatan implementasi program prioritas Presiden melalui sinergi pusat dan daerah, memperkuat koordinasi lintas sektor terhadap isu-isu strategis, serta menjembatani kebijakan dengan pelaksanaan agar program prioritas Presiden berjalan sukses,” ujar Benni dalam keterangannya, Minggu (1/2/2026).

Dalam Rakornas ini, Kemendagri juga menghadirkan jajaran Kabinet Merah Putih, mulai dari menteri koordinator, menteri, hingga pimpinan lembaga negara, termasuk unsur TNI dan Polri, sebagai narasumber dalam berbagai sesi tematik.

Sejumlah program strategis Presiden akan dibahas, antara lain kebijakan ekonomi, investasi, dan energi, serta penguatan program kerakyatan seperti Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, swasembada pangan, Kampung Nelayan Merah Putih, dan Program Makan Bergizi Gratis.

Selain itu, Rakornas turut membahas peran Kejaksaan, TNI, Polri, dan KPK dalam pengamanan, penegakan hukum, serta pengawasan guna memastikan pelaksanaan program berjalan efektif, transparan, dan berkelanjutan.

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan tidak hanya membuka acara, tetapi juga memberikan arahan strategis kepada seluruh peserta Rakornas. Ia juga akan menyampaikan evaluasi kinerja pemerintah sepanjang tahun 2025 serta strategi peningkatan kinerja pemerintahan pada tahun 2026.