MAHATVA.ID — Operasi pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, memasuki hari ke-10 dan berakhir pada Senin (2/2/2026).

Tim SAR gabungan mengevakuasi tujuh bodypack yang ditemukan di sejumlah titik pencarian dan langsung diserahkan kepada Tim Disaster Victim Identification (DVI).

Penemuan dilakukan sejak pagi hingga sore hari di beberapa worksite. Satu bodypack ditemukan di worksite A2 pada pukul 08.53 WIB, satu di worksite A3 pukul 09.50 WIB, serta lima bodypack di worksite B2 yang ditemukan bertahap hingga pukul 15.53 WIB.

“Hari ini dilakukan secara optimal di seluruh worksite. Penemuan hari ke-10 ada tujuh bodypack. Lima bodypack ada di worksite B2, satu bodypack di worksite A2 dan satu bodypack di A3,” kata Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana.

Dengan tambahan temuan tersebut, total bodypack yang berhasil dievakuasi sejak bencana longsor terjadi pada Sabtu (24/1/2026) mencapai 83. Hingga Ahad (1/2/2026), Tim DVI telah mengidentifikasi 61 bodypack.

“Korban yang sudah dievakuasi sampai 2 Februari 2026 Pukul 15.55 WIB adalah 83 bodypack. Penemuan sudah melebihi 80 dp (daftar pencarian),” ujar Ade Dian.

Proses pencarian dilakukan secara manual, technical search, serta menggunakan alat berat secara bertahap dan terkontrol menyesuaikan kondisi medan. Setiap korban yang ditemukan dimasukkan ke kantong jenazah, diberi label identitas awal, lalu diserahkan ke Posko DVI sesuai prosedur.

Sebanyak 3.713 personel dari berbagai unsur terlibat dalam operasi SAR. Sejumlah peralatan pendukung dikerahkan, termasuk helikopter TNI, drone UAV thermal dan visual, alat berat, alkon, chainsaw, serta pompa portabel. Kondisi cuaca dilaporkan relatif kondusif meski sempat turun hujan ringan.

“Cuaca hari ini relatif baik meski turun hujan ringan dan singkat tapi tidak menghambat jalannya operasi,” kata Ade Dian.