MAHATVA.ID – Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Hendry Ch Bangun, menegaskan bahwa tidak ada dualisme dalam kepemimpinan organisasi tersebut. Ia memastikan semua keputusan yang diambil, termasuk penunjukan H. Danang Donoroso sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PWI Jawa Barat, telah sesuai dengan Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) PWI.
Penegasan itu disampaikan Hendry saat bertemu jajaran Plt Pengurus PWI Jawa Barat dan sejumlah anggota PWI Kabupaten Purwakarta di Cibinong, Kabupaten Bogor, belum lama ini.
“PWI hanya satu. Saya tegaskan, tidak ada dualisme. Saya adalah Ketua Umum hasil Kongres. Maka penunjukan Plt Pengurus PWI Jabar ini sah dan sesuai PD/PRT,” ujarnya.
Menurut Hendry, penunjukan Danang Donoroso merupakan bagian dari langkah penataan organisasi di tingkat provinsi. Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan PWI Pusat Nomor: 320-PLP/PP-PWI/2025, yang ditandatangani pada 21 Maret 2025 oleh Ketua Umum Hendry Ch Bangun, Sekretaris Jenderal Iqbal Irsyad, dan Ketua Bidang Organisasi Irmanto.
Dalam SK itu, PWI Pusat juga menetapkan pembekuan kepengurusan PWI Jawa Barat periode 2021–2026 dan menunjuk Danang sebagai Plt Ketua selama enam bulan ke depan.
Hendry menegaskan kembali bahwa ia merupakan Ketua Umum PWI Pusat yang sah, terpilih dalam Kongres XXV tahun 2023 dan telah memperoleh pengesahan Kementerian Hukum dan HAM melalui SK AHU-0000946.01.08-AH Tahun 2024.
Sementara itu, Danang Donoroso menyatakan siap menjalankan amanah dan roda organisasi sesuai dengan arahan PWI Pusat. Saat ini, Plt Pengurus PWI Jabar sedang melakukan konsolidasi internal untuk mempersiapkan Konferensi Provinsi yang dijadwalkan paling lambat enam bulan setelah penetapan SK.
“Kami terus menjalankan program organisasi sesuai mandat Ketua Umum PWI Pusat Bang Hendry Ch Bangun, termasuk soal rekomendasi Plt Pengurus di tingkat kota dan kabupaten,” kata Danang yang juga menjabat sebagai Pemimpin Redaksi Harian Umum Pelita Baru.
Ia menambahkan bahwa Plt Pengurus PWI Jabar tidak hanya bertugas menyelenggarakan Konferensi, tetapi juga menjaga marwah organisasi, menciptakan suasana kondusif di daerah, serta meningkatkan profesionalisme wartawan.


