MAHATVA.ID - Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI-MPO) Cabang Kabupaten Bogor dibawah pimpinan Al-Azis Jaya Wiguna mengajak masyarakat Kabupaten Bogor untuk tetap fokus pada isu dalam rangka memulangkan Pj.Bupati Bogor Asmawa Tosepu dari Bumi Tegar Beriman.
Hal itu disampaikan langsung oleh Al-Azis dalam keterangan resminya melalui pernyataan yang dilansir pada Jumat, 13 September 2024 di sekretariat HMI Cabang Kabupaten Bogor.
Azis menyampaikan bahwa jangan sampai masyarakat Kabupaten Bogor masuk pada jebakan adu domba yang dilakukan Pj.Bupati Bogor Asmawa Tosepu. Ia pun menilai tindakan yang dilakukan oleh Asmawa Tosepu dalam menyikapi dinamika yang terjadi jauh dari sikap seorang pemimpin.
"Kita tetap fokus kawal isu pulangkan Pj ini, dinamika yang terjadi dalam sebuah gerakan hal yang wajar, kita semua bisa menilai perilaku yang dipertontonkan Pj ini apakah bagian dari kriteria seorang pemimpin atau bukan, dan kalau kita lihat reaksi kemarin kan Pj ini cari aman aja dia, dan sangat jauh dari hal-hal yang substasial", papar Al-Azis dalam keterangannya.
Al-Azis pun menyampaikan rasa kekecewaanya tehadap teman-teman HMI Cabang Bogor yang memanfaatkan situasi. Ia pun menerangkan sebelumnya telah mengajak untuk turun aksi bersama di Komplek Pemda Bogor, namun Pengurus HMI Cabang Bogor tidak merespon ajakan tersebut.
Azis menilai tindakan yang dilakukan oleh HMI Cabang Bogor tersebut sangat mencederai nilai-nilai perjuangan Mahasiswa dan perjuangan para aktivis saat ini.
"Tentu kita sangat kecewa yah kepada teman-teman HMI Cabang Bogor, padahal sebelumnya kita sudah berkomunikasi untuk sama-sama turun kejalan menyikapi perilaku Pj ini, tapi memang mereka gak ada respon, jelas tindakan yang mereka lakukan sangat memalukan dan mencederai nilai-nilai perjuangan mahasiswa dan aktivis saat ini, disaat masyarakat kabupaten bogor berjuang melawan pemimpinnya yang dzalim, mereka malah ongkang-ongkang kaki sambil minum kopi dengan Pj.Bupati, itu kan kelewatan", papar Azis.
Mengenai pernyataan Pj.Bupati yang menyebutkan bahwa HMI-MPO Cabang Kabupaten Bogor adalah ilegal, Al-Azis tidak tertarik untuk menyikapinya, Ia menerangkan bahwa, persoalan perilaku Pj.Bupati bukan siapa yang legal dan tidak legal, namun menurutnya hal ini menyoal kepentingan semua masyarakat Kabupaten Bogor.
"Antara legan dan gak legal kita gak menarik buat bahas itu, yang penting adalah ini bicara masyarakat kabupaten bogor, menyampaikan pendapat dimuka umum jelas dijamin undang-undang, sekarang kan jadi pertanyaan, kenapa yang legal pada diam, udah tau bupatinya amoral dan bermasalah", kata Al-Azis.


