MAHATVA.ID — Tim beregu putra dan putri Indonesia harus puas meraih medali perunggu pada ajang Badminton Asia Team Championships (BATC) 2026 setelah sama-sama terhenti di babak semifinal. Pertandingan semifinal digelar di Qingdao Conson Gymnasium, China, Sabtu (7/2/2026).

Pada sektor beregu putra, Indonesia gagal melangkah ke final usai takluk dari Jepang dengan skor 1-3. Hasil serupa dialami tim beregu putri yang harus mengakui keunggulan Korea Selatan, juga dengan skor 1-3.

Meski gagal menembus partai puncak, capaian ini dinilai lebih baik dibandingkan edisi BATC dua tahun lalu, dengan Indonesia berhasil membawa pulang dua medali perunggu dari sektor beregu putra dan putri.


Zaki Ubaidillah Tunjukkan Perkembangan

Pada laga semifinal beregu putra, Moh Zaki Ubaidillah menjadi salah satu sorotan. Pebulu tangkis muda Indonesia itu tampil kompetitif saat menghadapi wakil Jepang, Kenta Nishimoto, dan menunjukkan perkembangan permainan yang signifikan.

Alhamdulillah bisa bermain dengan lancar tanpa cedera. Di gim pertama saya sempat unggul jauh, tapi di pertengahan fokus agak menurun. Ini yang tidak boleh terjadi karena lawan kemudian mengubah tempo permainan,” ujar Zaki, dikutip dari laman resmi PBSI.

Zaki mengakui Nishimoto mampu membaca pola permainan dan mengantisipasi perubahan tempo yang ia lakukan. Meski berada dalam tekanan, ia berusaha tetap tenang dan kembali mengontrol jalannya laga.

Di gim kedua sempat kejar-kejaran, tapi saya ubah tempo lagi supaya bisa menguasai permainan. Tidak menyangka bisa menang dua gim, tapi sejak awal saya sudah siap dan berani adu ketahanan di lapangan,” tambahnya.

Regu Putri Akui Banyak Kesalahan Sendiri