Jakarta, MAHATVA.IDtransmigrasi" class="auto-tag-link">Kementerian Transmigrasi secara resmi mengumumkan pembukaan Beasiswa Patriot 2026 dengan total kuota 1.100 mahasiswa jenjang magister (S2). Program ini akan dilaksanakan di tiga Kampus Patriot yang berlokasi di Kawasan Transmigrasi Barelang, Batam (Kepulauan Riau); Kalukku, Mamuju (Sulawesi Barat); dan Salor, Merauke (Papua Selatan).

Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menegaskan bahwa Beasiswa Patriot bukan program eksperimental, melainkan agenda prioritas nasional yang dirancang secara serius melalui sinergi dengan berbagai perguruan tinggi unggulan dalam negeri.

“Produk lokal tidak kalah. Justru Beasiswa Patriot ini ingin menunjukkan bahwa perguruan tinggi kita mampu berkontribusi langsung untuk masyarakat,” ujar Menteri Transmigrasi.

Ia menekankan bahwa pendidikan dalam skema Beasiswa Patriot tidak berhenti pada capaian akademik semata. Pengetahuan yang diperoleh harus mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal, menjaga kelestarian lingkungan, serta membangun keadilan ekonomi di kawasan transmigrasi.

“Dengan pendekatan ini, para penerima Beasiswa Patriot diharapkan hadir sebagai solusi nyata di kawasan transmigrasi,” tegasnya.

3 Kampus Patriot, 55 Program Studi Strategis

Beasiswa Patriot 2026 dirancang berbasis kebutuhan kawasan dengan total 55 program studi yang tersebar di tiga Kampus Patriot.

1. Kampus Patriot Barelang, Batam – Kepulauan Riau

Kuota: 280 Mahasiswa (14 Program Studi)