BOGOR, MAHATVA.ID – Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bojong Kulur, Yayat Supriatna, menyatakan sepakat untuk menonaktifkan Kepala Desa Bojong Kulur, Firman Riansyah. 

Keputusan ini diambil menyusul meningkatnya gelombang protes warga yang menilai kepemimpinan sang kades sarat dengan sikap arogan dan kebijakan yang dinilai merugikan masyarakat.

“BPD sepakat untuk menonaktifkan sementara Kepala Desa,” ujar Yayat dalam rapat tertutup yang di hadiri perwakilan warga, serta Muspika.

Pada kesempatan itu juga, kepala Desa Bojong Kulur, Firman Riansyah menyatakan, bahwa dirinya menerima keputusan dari BPD.

"Saya terima, saya dinonaktifkan menjadi kepala Desa perhari ini," singaktnya.

Sebelumnya, ratusan warga sempat melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Desa Bojong Kulur. Mereka menuntut agar kepala desa segera dicopot dari jabatannya.