Bogor, MAHATVA.ID – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, memberikan apresiasi terhadap kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor yang berhasil mencatatkan serapan anggaran lebih dari 90 persen dalam APBD 2025. Capaian tersebut dinilai jauh lebih baik dibandingkan beberapa dinas lain, termasuk Dinas PUPR yang serapan anggarannya masih di angka 50 persen.

Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, mengapresiasi capaian serapan anggaran Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor yang dipastikan telah mencapai lebih dari 90 persen pada APBD 2025.

Hal itu disampaikan Sastra saat ditemui usai kegiatan, Jumat (26/12/2025). Ia menyebut, capaian tersebut jauh lebih baik dibandingkan serapan anggaran di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yang masih berada di kisaran 50 persen dari total anggaran Rp11,1 triliun.

“Alhamdulillah hari ini Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor serapannya sudah lumayan. Saya yakin dan percaya serapannya sudah di atas 90 persen,” ujar Sastra.

Menurutnya, rendahnya serapan anggaran di Dinas PUPR disebabkan oleh sejumlah faktor, salah satunya kesulitan mendapatkan material bangunan. Hal ini dipengaruhi kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang menutup sejumlah tambang.

“Serapan anggaran PUPR sekitar 50 persen. Mungkin faktornya karena kebijakan dari Provinsi Jawa Barat ketika banyak tambang ditutup, sehingga material menjadi sulit,” jelasnya.

Ia menilai rendahnya serapan anggaran berpotensi menimbulkan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) yang cukup tinggi. Oleh karena itu, Sastra berharap ke depan ada sinergi yang lebih baik antara pemerintah daerah dan pemerintah provinsi.

“Mudah-mudahan ke depan ada kerja sama yang baik antara pemerintah daerah dan provinsi supaya hal seperti ini tidak terjadi lagi,” ungkapnya.

Politisi Partai Gerindra itu juga berharap pada APBD 2026 mendatang, serapan anggaran di seluruh perangkat daerah dapat meningkat dan SiLPA yang ada bersifat positif serta dapat dimanfaatkan kembali.