Bogor, MAHATVA.ID – Pemberdayaan masyarakat di era digital menuntut adaptasi dan strategi baru. Hal tersebut ditekankan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bogor, Eva Rudy Susmanto, kepada seluruh jajaran pengurus dan kader PKK di Kabupaten Bogor.
Penegasan itu disampaikan Eva dalam kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas dan Manajemen Pengurus serta Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan se-Kabupaten Bogor, yang digelar di Cibinong, Senin (9/2/2026).
Dalam arahannya, Eva mengajak para perempuan relawan PKK untuk bersikap bijak dalam menghadapi perkembangan era digital serta berperan aktif menciptakan sinergi demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Di era digital saat ini, arus informasi begitu terbuka. Para pengurus PKK harus bijak dalam memilah dan memilih informasi yang layak dibagikan agar tidak menimbulkan dampak negatif dan tetap sejalan dengan nilai-nilai PKK,” ujar Eva.
Kegiatan tersebut diikuti oleh Ketua TP PKK Kecamatan, jajaran pengurus, serta perwakilan PKK dari seluruh wilayah Kabupaten Bogor. Kehadiran peserta dari berbagai kecamatan menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat kapasitas organisasi PKK di tingkat daerah.
Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua IKIAD Kabupaten Bogor, Ketua Kadin Kabupaten Bogor, jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, serta perwakilan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bogor. Kehadiran lintas sektor tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap peran strategis PKK dalam pembangunan masyarakat.
Eva menegaskan bahwa keberhasilan program-program PKK tidak hanya ditentukan oleh ketua atau pengurus inti, melainkan oleh seluruh unsur gerakan PKK, mulai dari pengurus, kader, hingga para penyuluh di lapangan.
“Gerakan PKK membutuhkan pribadi-pribadi yang memiliki jiwa kerelawanan dan bekerja dengan tulus untuk kepentingan masyarakat tanpa pamrih,” katanya.
Menurut Eva, setiap kebaikan yang ditanam melalui kerja-kerja sosial dan pemberdayaan masyarakat akan kembali memberikan manfaat yang lebih besar bagi Kabupaten Bogor di masa mendatang.



