MAHATVA.ID -Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Dr. (H.C.) H. Zulkifli Hasan, M.B.A. secara resmi membuka rangkaian Musyawarah Daerah (Musda) PAN yang digelar serentak secara nasional, Minggu (21/12) pukul 12:30 WIT.
Musda ini menjadi bagian penting konsolidasi organisasi PAN dalam memperkuat soliditas partai, menjaga keutuhan koalisi pemerintahan, serta menyiapkan strategi pemenangan di seluruh daerah.
Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan menegaskan bahwa dinamika politik nasional saat ini menuntut kekompakan dan kedewasaan kader. Ia menyinggung adanya upaya pelemahan terhadap kekuatan politik yang konsisten berpihak pada rakyat, termasuk serangan opini yang kini masif berkembang di ruang publik dan media sosial.
“Kita kuat justru karena keberpihakan kita jelas. Namun ada upaya sistematis untuk melemahkan. Bahkan Presiden pun mulai menjadi sasaran. Ini harus disikapi dengan kepala dingin dan kerja nyata,” tegas Zulkifli Hasan di hadapan peserta Musda.
Ketua Umum PAN menekankan bahwa koalisi PAN bersama Presiden Prabowo Subianto merupakan koalisi ideologis yang dibangun atas dasar kesamaan visi, bukan sekadar kepentingan jangka pendek.
Karena itu, kesetiaan pada platform partai dan kebijakan pro-rakyat, khususnya ekonomi kerakyatan dan keberpihakan kepada masyarakat kecil, disebut sebagai garis perjuangan yang tidak bisa ditawar.
“Kita setia pada kebijakan yang berpihak pada rakyat. Ini fondasi PAN dan tidak bisa ditawar-tawar,” ujarnya, disambut semangat para kader.
Zulkifli Hasan juga mengingatkan bahwa medan politik hari ini telah bergeser ke ruang digital. Media sosial disebutnya sebagai senjata utama dalam kontestasi politik modern. Seluruh struktur partai diminta cermat, disiplin, dan terorganisir dalam membangun narasi positif serta menjaga etika komunikasi publik.
“Persaingan hari ini ada di media sosial. Kalau tidak siap, kita bisa kalah. Karena itu, semua kader harus hati-hati, terukur, dan terarah,” pesannya.




